Kamis, 16 Januari 2014

Gizi Baik, kunci keberhasilan pelaksanaan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional



Salam formazi...
Sebagaimana kita ketahui, nanti pada tanggal 28 Febrari kita akan memperingati Hari Gizi Nasional yang ke 54. Tema HGN tahun ini adalah “Gizi Baik, kunci keberhasilan pelaksanaan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional)“. Pemilihan tema ini didasarkan kepada pentingnya peranan gizi dalam mencegah penyakit baik penyakit menular maupun tidak menular yang selanjutnya akan berpengaruh kepada pelaksanaan JKN.
Jaminan kesehatan Nasional mulai diberlakukan sejak 1 Januari 2014.  Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan bagian dari Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang diselenggarakan dengan menggunakan mekanisme asuransi kesehatan sosial yang bersifat wajib (mandatory) berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang SJSN dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar kesehatan masyarakat yang layak yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau iurannya dibayar oleh Pemerintah.
Manfaat dari Jaminan Kesehatan Nasional ini berupa pelayanan kesehatan yang mencakup Pelayanan Kesehatan Promotif, Preventif, Kuratif dan Rehabilatif, termasuk Obat dan bahan Medis Habis Pakai yang diperlukan. Akan tetapi ada hal yang perlu kita pahami yaitu bagaimana orang sakit bisa sehat dan bagaimana orang sehat tetap sehat atau dengan menggalakkan kembali “lebih baik mencegah daripada mengobati”. Upaya yang bisa dilakukan yaitu dengan pola makan yang seimbang dan perilaku Hidup bersih dan sehat agar status gizi kita baik untuk keberhasilan nasional.


Sumber: http://gizi.depkes.go.id

Selasa, 03 Desember 2013

NUTRITION MOVIE MAKER COMPETITION




Nutrition Movie Maker Competition merupakan ajang perlombaan video yang dibuat secara kelompok untuk mahasiswa, tiap kelompok terdiri dari 3 orang yang berasal dari universitas yang sama. 
Syarat dan ketentuan video yaitu sebagai berikut:
a.         Video yang dilombakan sesuai tema Find the Truth About Nutrition
b.        Video yang dilombakan berdurasi 7-10 menit dengan format MP4.
c.         Konten video tidak mengandung unsur pornografi, diskriminasi, SARA, perjudian, kekerasan, serta memperhatikan norma – norma hukum negara Republik Indonesia.
d.        Video merupakan karya orisinil yang belum pernah dipublikasikan dan diikutsertakan dalam kompetisi lain.
e.         Video belum pernah dipresentasikan dan digunakan dalam media komunikasi apapun.
f.         Video harus mencantumkan logo FORMAZI. Video yang telah diikutsertakan dalam kompetisi ini akan menjadi milik panitia NUTRITION MOVIE MAKER COMPETITION

Pendaftaran:
1.      Pendaftaran dibuka tanggal 9 Desember 2013 hingga tanggal 15 Januari 2014.
2.      Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 15.000 ke rekening BNI 0266243554 atas nama Nazla Albaar
3.      Pendaftaran bisa dilakukan dengan cara:
  1. Datang langsung ke Sekretariat Forum Mahasiswa Gizi (FORMAZI) dengan membawa kartu mahasiswa dan biaya pendaftaran
  2. Atau melalui link FORMULIR PENDAFTARAN NMMC dan mengirimkan foto kartu mahasiswa dan bukti pembayaran ke email:
  1. Jika sudah mendaftar dan mengirImkan bukti pembayaran, Silahkan konfirmasi ulang dengan mengirimkan sms ke contact person PJ NUTRITION MOVIE MAKER COMPETITION dengan format:
NMMC_NAMAKETUA_NAMAANGGOTA1__NAMAANGGOTA2_NAMAINSTANSI_SUDAH BAYAR

Pengumpulan Video
a. Pengumpulan video dilakukan dengan:
ü Mengirimkan ke email formaziunhas2013@gmail.com atau,
ü Mengumpulkan  langsung video dalam Compact Disc (CD-R) ke sekretariat Forum Mahasiswa Gizi (FORMAZI)
b. Pengumpulan video dimulai 16 Desember 2013 hingga tanggal 31 Januari 2014 pukul 20.00 WIB.
c. Video yang diterima panitia melebihi tanggal tersebut tidak dapat diikutsertakan  dalam kompetisi ini.
Penilaian Video
a.       Seleksi akan dilakukan oleh panitia
b.      Final
-       ≥ 5 video terbaik hasil seleksi akan diupload di youtube pada tanggal 1 Februari 2014 hingga tanggal 7 Februari 2014
-       Pemenang favorit berdasarkan jumlah terbanyak like di youtube
-       Pemenang 1, 2 dan 3 berdasarkan keputusan juri dan tidak dapat diganggu gugat

hadiah:
setiap peserta akan mendapatkan sertifikat
juara 1: uang tunai Rp 500.000
juara 2: uang tunai Rp 300.000
juara 3: uang tunai Rp 250.000
favorit: hadiah menarik dari panitia


PJ NUTRITION MOVIE MAKER COMPETITION
CP:  Nazlah (081231337959)

Rabu, 18 September 2013

1000 HARI PERTUMBUHAN YANG MENENTUKAN

     Kini saatnya kita, meningkatkan kesadaran dan wawasan bahwa kelahiran anak bukan awal perhatian yang harus diberikan. Hal itu jauh sebelumnya.
Awal kehamilan merupakantitik nol perhatian terhadap anak, terutama dalam menjaga keterjaminan asupan gizi yang baik secara optimal, hingga setidaknya 1000 hari berikutnya.

MENGAPA 1000 HARI?

Rentang 1000 hari awal kehidupan yang harus menjadi perhatian ini bukan
tanpa alasan. Selama ini dipahami bahwa pertumbuhan anak yang berlangsung secara cepat terjadi pada masa-masa awal, yaitu tahun pertama dan kedua usia anak. Namun,dalam kasus-kasus kekurangan gizi, justru fakta menunjukkan bahwa penurunan status gizi terjadi pada periode ini.
Namun, tidak berarti anak usia 2 tahun ke atas tidak membutuhkan perhatian lagi, melainkan skala prioritasnya telah terlewati. Sekali periode ini terlewati, maka tak dapat diulangi lagi. Para ahli menyatakan periode usia anak di bawah 2 tahun dikenal sebagai “periode emas” atau “Window of Opportunity”. Dengan begitu, kalau ingin medapatkan generasi yang sehat dan kuat, maka skala prioritas 1000 hari pertumbuhan dimulai saat anak masih dalam kandungan hingga usia 2 tahun.

Tips 1000 Hari Pertumbuhan

Pemenuhan asupan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan anak sangat penting. Jika pada rentang usia tersebut anak mendapatkan asupan gizi yang optimal maka penurunan status gizi anak bisa dicegah sejak awal. Adapun titik kritis yang harus diperhatikan dalam periode pertumbuhan anak adalah:
·         Dalam kandungan (280 hari). Pastikan ibu memiliki status gizi baik sebelum dan selama hamil, tidak mengalami kurang gizi kronik dan anemia. Selama hamil ibu mengonsumsi makanan bergizi sesuai kebutuhan. Porsi kecil tapi sering jauh lebih baik. Memperbanyak konsumsi sayur dan buah. Suplemen zat besi (Fe), asam folat, vitamin C sangat dibutuhkan untuk menjaga ibu dari anemia. Memeriksakan kehamilan secara rutin. Memasuki kehamilan trimester ke-3, sebaiknya ibu dan suami sudah mendapatkan informasi tentang menyusui (ASI).
·         Umur 0-6 bulan (180 hari). Bayi baru lahir harus mendapatkan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Dukung Ibu agar memberi ASI Eksklusif dan memantau pertumbuhan secara teratur.
·         Umur 6-8 bulan (60 hari), Umur 8-12 bulan (120 hari) dan Umur 12-24 bulan (360 hari). Pastikan ibu mengetahui jenis dan bentuk makanan, serta frekuensi pemberian makanan yang tepat. Ibu harus tahu transisi pemberian makanan mulai dari makanan cair atau lumat (6-8 bulan), lembek dan lunak/semi padat (8-12 bulan) dan padat (12-24 bulan). Dukung ibu untuk terus memberi ASI Eksklusif, mengolah dan memilih makanan yang bernilai gizi tinggi. Memantau pertumbuhan dan memeriksa kesehatan anak secara teratur.


Senin, 24 Juni 2013

Profil Ketua Formazi Periode 2013/2014


Dian Anggraeni, ketua formazi periode 2013/2014. Dia adalah ketua formazi perempuan pertama. Walaupun seorang perempuan namun Dian (begitu sapaannya) memiliki kemampuan dalam memimpin, terbukti dari record organisasi yang dijalaninya. Ia dipercayai juga menjadi ketua angkatan 2011 prodi Ilmu gizi di FKM Unhas. Selain aktif dalam organisasi, dia juga peduli pada akademisnya, terbukti dengan IP nya selalu diatas 3,5. Berikut profilnya:
Nama: Dian Anggraini
NIM: K21111008
Ttl: Makassar, 15 November 1993
Hobi: menari
Pengalaman organisasi: pengurus Formazi periode 2012/2013
Motto: Allah knows best, everything will bloom when it has too

Raker Periode 2013/2014


Pengurus Formazi FKM Unhas periode 2013/2014 mengadakan rapat kerja pada tanggal 15-16 juni 2013 yang bertempat di Tanjung Bayang. Rapat kerja ini diawali dengan sambutan ketua Formazi periode 2013/2014 yaitu Dian Anggaraeni. Raker dimulai dengan pembahasan Agenda Acara dan Tata Tertib pengurus Formazi yang dipimpin oleh 5 prisidium sidang yaitu Dian Anggraeni, Irmayanti, Vidya Avianti Hadju, Muliyana, dan Puspa. Kemuadi dilanjutkan pemyampaian proker dari masing-masing divizi, yaitu divisi Pemberdayaan Sumber Daya Anggota, divisi Informasi dan komunikasi, divisi Hubungan masyarakat, divisi Pengabdian masyarakat, dan divisi Dana dan Usaha. Penyampaian proker tersebuat menghabiskan waktu yang cukup lama dan mendapat masukan dari beberapa anggota, dan akhirnya mendapat pengesahan dari pimpinan sidang. Diharapkan proker-proker yang disahkan tersebut dapat berjalan dengan sukses dan dapat memajukan FORMAZI lebih baik kedepannya.