Senin, 19 September 2011

10 Jus Terbaik Kaya Manfaat

10 Jus Terbaik Kaya Manfaat
Jus menjadi pilihan minuman menyegarkan untuk segala suasana. Lantas, buah apakah yang paling bagus untuk dikonsumsi sebagai jus? Ahli gizi klinis dari Amerika, Samantha Heller, membuat daftar 10 jus terbaik berdasarkan manfaatnya untuk Anda. Semuanya cocok dikonsumsi setiap hari, agar tubuh semakin segar, daya tahan dan berat badan tetap terjaga.

1. Delima
Buah eksotis ini kaya akan antioksidan. Heller mengatakan, jus delima merupakan buah tersehat karena kandungan antioksidan paling lengkap dan beragam dibanding jenis buah lainnya. Antioksidan bermanfaat untuk mencegah kanker dan penuaan dini.

2. Anggur
Buah ini juga kaya antioksidan. Rasanya agak asam bercampur manis. Riset membuktikan bahwa anggur ampuh untuk menjaga kesehatan jantung dan mengurangi tekanan darah tinggi.

3. Blueberry
Buah-buahan kelompok berry juga kaya antioksidan dan vitamin C, plus serat. Antioksidan dan vitamin dalam blueberry ampuh untuk menyembuhkan peradangan sel tubuh dan otak yang disebabkan oleh proses penuaan dini.

4. Ceri hitam
Ceri hitam termasuk keluarga berry yang terkenal dengan antioksidannya. Juga mengandung vitamin C dosis tinggi. Penelitian ilmiah membuktikan bahwa kandungan nutrisi ceri ampuh untuk mengurangi peradangan otot yang disebabkan olahraga terlalu keras.

5. Acai beri
Di luar negeri, buah ini dinamakan The New Superfood. Ini karena khasiatnya yang ampuh untuk membantu mengurangi berbagai jenis kanker. Acai beri bisa dibeli di supermarket besar dan terkemuka.

6. Jeruk
Jus jeruk paling banyak penggemarnya di dunia. Selain karena rasanya, juga karena manfaatnya. Selain mengandung antioksidan, jeruk juga padat vitamin C. Nutrisi ini bagus untuk otot, kulit, peredaran darah, dan pertumbuhan tulang (jeruk mengandung kalsium).

7. Apel
Segelas jus apel murni setiap hari sama artinya dengan jantung sehat. Apel mengandung banyak fitonutrien yang mampu memecah kolesterol jahat di dalam tubuh. Apel juga kaya serat dan vitamin C.

8. Tomat
Tomat juga mengandung fitonutrien, yakni likopen dan betakaroten. Keduanya termasuk antioksidan yang kuat. Tomat juga mengandung vitamen E yang bagus untuk kulit. Kandungan nutrisi dalam tomat bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dan sebagai booster daya tahan tubuh.

9. Wortel
Kandungan vitamin A pada wortel lebih tinggi dibandingkan buah lainnya. Selain itu buah ini juga merupakan sumber vitamin B, mineral, kalsium, klorina, zat besi, magnesium, sodium, sulfur alami. Semuanya baik untuk menjaga metabolisme tubuh agar bekerja dengan baik.

10. Stroberi
Buah berwarna merah segar ini mengandung elagik yang dapat mengurangi risiko berkembangnya kanker. Kandungan kalium dalam stroberi juga dapat mengendalikan tekanan darah tinggi. Stoberi juga mengandung zat besi yang berfungsi memproduksi sel darah merah.

Kamis, 15 September 2011

Hindari Minum Banyak Air Sekaligus Dalam Satu Waktu

Minum yang cukup memang dibutuhkan agar tidak mengalami dehidrasi. Tapi terlalu banyak minum justru bisa berbahaya bagi tubuh. Untuk itu hindari terlalu banyak minum dalam satu waktu.

Umumnya konsumsi cairan berlebih dialami oleh atlet pelari yang mengonsumsi terlalu banyak air setelah mengikuti lomba maraton. Dalam survei yang dipublikasikan oleh British Journal of Sports Medicine
menemukan bahwa lebih dari setengah pelari mengonsumsi terlalu banyak air.
"Studi terbaru menemukan panduan yang tepat adalah menggunakan sinyal dari rasa haus yang timbul," ujar James Winger, MD, seorang dokter kedokteran olahraga dari Loyola University Health System di Maywood, Illinois, seperti dikutip dari Menshealth.com, Kamis (15/9/2011).

Selama dekade terakhir saran yang diberikan untuk pelari adalah mengonsumsi air setiap 1 mil atau setiap 1 jam, padahal tingkat keringat setiap orang berbeda-beda. Karenanya American College of Sports Medicine merekomendasikan saran yang lebih individual, yaitu dengan memperkirakan cairan yang hilang melalui berat badannya,

Sedangkan Dr Winger menggunakan teknik osmolalitas, jika nilai ini meningkat 1-2 persen maka bagian otak hipotalamus akan mengirim sinyal ke otak untuk menyuruh seseorang minum melalui rasa haus.

Jika seseorang mengabaikan rasa haus dengan terus minum air yang terlalu banyak justru bisa berbahaya bagi tubuh. Ia berisiko mengalami penurunan konsentrasi natrium dalam darah atau hiponatremia.

Kondisi ini bisa memicu terjadinya pembengkakan otak yang menyebabkan kebingungan dan kejang-kejang bahkan bisa menyebabkan kematian. Hal ini karena terlalu banyak air yang masuk ke tubuh akan menyebabkan masalah pada sel-sel otak.

"Tak ada seorang pelari pun yang pernah mengalami kematian akibat dehidrasi selama kompetisi atletik, tapi sekitar 0,3 persen pelari tercatat mengalami hiponatremia," ujar Dr Winger.

Selain itu sifat air sangat mudah diserap, sehingga dalam jumlah banyak akan meningkatkan volume darah. Dampaknya akan membebani jantung yang memompa darah dan ginjal yang akan menyaringnya.

Sebaiknya beri waktu bagi tubuh untuk beristirahat dengan tidak minum langsung dalam jumlah banyak, minumlah 1-2 gelas terlalu dahulu beri selang waktu dan jika masih timbul rasa haus baru minum kembali.


Sumber : Bararah, Vera. 2011. HIndari MInum Banyak Air sekaligus dalam Satu Waktu. Diakses 15 Sept 2011. http://www.detikhealth.com

Minyak Ikan Bisa Kurangi Efektivitas Kemoterapi

Kemoterapi sering kehilangan efektifitasnya dari waktu ke waktu, namun tidak jelas bagaimana atau mengapa hal ini terjadi. Kini diketahui bahwa tidak efektifnya kemoterapi disebabkan oleh dua jenis asam lemak yang diproduksi sel-sel induk dalam darah.

Para peneliti di University Medical Center Utrecht, Belanda, telah menemukan suatu zat yang memiliki efek buruk pada hampir semua jenis kemoterapi. Zat ini membuat sel-sel kanker kebal terhadap pengobatan.

Oleh peneliti, zat ini disebut sebagai 'PIFA', singkatan dari platinum-induced fatty acids. Cisplatin adalah jenis kemoterapi yang banyak digunakan untuk pengobatan kanker, termasuk kanker paru-paru dan ovarium. Di bawah pengaruh kemoterapi cisplatin, sel-sel induk yang mengeluarkan PIFA ternyata mampu menahan efek kemoterapi.

Para peneliti mempelajari efek PIFA pada tikus dan sel manusia. Tikus yang diteliti memiliki tumor di bawah kulitnya dan normalnya akan berkurang setelah diberi kemoterapi. Dalam penelitian itu, setelah diberi asam lemak, tumor tikus malah menjadi kebal terhadap kemoterapi.

Asam lemak yang diisolasi dari medium terpaparnya sel-sel induk oleh kemoterapi bertambah besar. Tapi sel induk dalam darah pasien juga menghasilkan asam lemak yang mengurangi pengaruh kemoterapi terhadap tumor.

Asam lemak ini juga ditemukan dalam produk suplemen minyak ikan yang mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6 serta pada beberapa produk ekstrak ganggang. Dalam percobaan yang dilakukan pada tikus, tumor menjadi kebal terhadap kemoterapi setelah pemberian sejumlah minyak ikan. Padahal selama ini, produk minyak ikan sering digunakan oleh pasien kanker di samping pengobatan rutinnya.

Profesor Emile Voest, ahli onkologi medis di UMC Utrecht, yang mengawasi penelitian mengatakan, "Pada kasus kekebalan terhadap kemoterapi ini, kami dulu meyakini bahwa telah terjadi perubahan dalam sel-sel kanker. Namun penelitian kami menunjukkan bahwa tubuh mengeluarkan zat-zat pelindung ke dalam darah yang cukup kuat untuk memblokir efek kemoterapi. Zat ini dapat ditemukan dalam beberapa jenis minyak ikan".

Penemuan ini diterbitkan secara online pada tanggal 12 September 2011 dalam jurnal Cancer Cell yang merekomendasikan agar pasien kemoterapi berhenti mengkonsumsi suplemen minyak ikan.

"Sambil menunggu hasil penelitian lebih lanjut, kami merekomendasikan bahwa produk ini tidak boleh digunakan untuk orang yang menjalani kemoterapi," tutur Prof. Voest seperti dikutip dari esciencenews.com

Kurangi Hobi Ngemil Biskuit Agar Rahim Sehat

Stockholm, Sesekali makan biskuit tentu tak ada salahnya, terlebih menjelang lebaran pasti makanan ini akan banyak dihidangkan. Namun sebaiknya jangan dijadikan kebiasaan, sebab terlalu sering ngemil biskuit bisa meningkatkan risiko kanker rahim.

Para peneliti dari Karolinska Institute di Stockholm mengungkap, gula dalam biskuit bisa memicu kanker dalam 2 cara. Pertama, gula akan merangsang produksi insulin, yang jika berlebihan bisa memicu pertumbuhan yang tidak normal pada endometrium atau dinding rahim.

Cara berikutnya adalah dengan mempengaruhi keseimbangan hormon seksual pada sistem reproduksi perempuan. Kadar gula yang berlebihan akibat ngemil biskuit bisa menyebabkan peningkatan kadar hormon esterogen, sehingga risiko kanker khususnya di rahim mengalami peningkatan.

Peningkatan risiko kanker rahim tidak terlalu besar, namun tetap tidak boleh diabaikan. Menurut penelitian tersebut, ngemil biskuit 2-3 kali sepekan sudah meningkatkan risikonya hingga 33 persen sedangkan jika lebih dari 3 kali sepekan maka risikonya naik 42 persen.

Karena hanya mengamati frekuensi ngemil dalam sepekan, para peneliti tidak mengukur berapa banyak kandungan gula dalam biskuit yang dikonsumsi. Namun berdasarkan teori, risiko kanker akan meningkat hingga 36 persen jika kandungna gulanya mencapai 35 gram atau sekitar 7 sendok teh.

Penelitian yang dimuat dalam jurnal Cancer Epidemology ini dilakukan antara tahun 1987-1990 terhadap 61.226 perempuan di Stockholm, Swedia. Pada pengamatan lanjutan yang dilakukan tahun 2008, ada sekitar 729 partisipan yang akhirnya terkena kanker rahim.

"Penelitian ini menunjukkan bahwa gula dalam makanan tertentu bisa meningkatkan risiko kanker rahim. Namun kami perlu melihat hasil penelitian lain untuk melihat apakah hasilnya konsisten," ungkap Yinka Ebo dari Cancer Research UK yang tidak terlibat dalam penelitian itu

Sabtu, 06 Agustus 2011

Puasa dan Food Combaining

Puasa dan Food Combaining

Kita sudah sering mendengar dan mungkin merasakan manfaat dari berpuasa dalam kaitannya dengan kesehatan tubuh. Salah satu yang sering didengung-dengungkan adalah detoksifikasi, yang baru populer beberapa tahun belakangan, padahal puasa sendiri merupakan teori tertua tentang tindakan detoksifikasi (pembuangan racun-racun) tubuh ini. Berhenti makan dan minum selama beberapa jam terutama saat melakukan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini akan bermanfaat untuk membuat tubuh secara otomatis melaksanakan detoksifikasi tersebut, namun yang harus diingat juga, proses ini tak bisa dipisahkan dari suatu pola yang dikenal dengan food combining. Bukan hanya pada saat tak berpuasa, food combining juga merupakan hal penting di saat kita melaksanakan ibadah puasa, agar manfaat puasa dalam hubungannya dengan detoksifikasi tadi bisa berjalan dengan baik.

Salah Kaprah Memilih Makanan
         Tak jarang, puasa menempatkan para pelakunya ke dalam suatu posisi yang serba kalap untuk memenuhi kebutuhan gizi yang terhenti selama beberapa jam. Yang terjadi akhirnya adalah kita sendiri menjadikan tubuh kita sebagai lemari penyimpanan dengan isi yang berlebihan. Di saat sahur, seringkali orang akan makan dalam porsi sebanyak-banyaknya dengan persepsi bahwa makanan banyak tadi akan membuatnya dapat bertahan segar selama berpuasa hingga waktu berbuka. Begitu juga di saat berbuka. Seringkali orang menjejali dirinya sendiri dengan berbagai macam penganan tanpa khawatir akibatnya. Persepsi ini merupakan persepsi yang sama sekali tak bisa dibenarkan meskipun banyak orang masih menganutnya. Secara simpel, pola makan menimbun seperti itu sebenarnya hanya akan menyulitkan kerja pencernaan, dimana akibat terjeleknya adalah tubuh menjadi lemas karena kerja organ pencernaan yang membutuhkan juga energi berlebih untuk melaksanakan fungsinya. Jenis makanan juga merupakan suatu aspek yang sangat perlu diperhatikan. Berdasarkan kebutuhan zat gizi utama, sebenarnya pemilihan menu tak bisa begitu saja dilaksanakan berdasarkan selera makan kita. Untuk bisa mengerti proses-proses ini secara sedikit lebih detail, mungkin ada baiknya mengetahui terlebih dahulu siklus alami tubuh dalam hal pencernaan ini.

Siklus Pencernaan
         Dalam 24 jam irama biologis tubuh yang sudah diatur dengan sendirinya, sebagian ahli gizi membaginya dalam tiga siklus dimana pukul 04.00-12.00 adalah siklus pembuangan (pembuangan sampah makanan), pukul 12.00-20.00 dalam fase pencernaan dimana zat-zat makanan akan diproses tubuh dan pukul 20.00-04.00 memasuki fase penyerapan dimana sari-sari makanan akan diserap oleh tubuh untuk dipergunakan sesuai keperluannya. Dalam melaksanakan tiap siklus pencernaan ini, energi tubuh juga biasanya akan dipusatkan untuk membantu organ yang secara spesifik bekerja untuk tugasnya. Berdasarkan siklus normal ini, pada saat makan sahur sebenarnya kita tidak dianjurkan untuk mengisi perut dengan makanan dan minuman secara berlebihan, karena siklus yang sedang berada pada pengambilan sari makanan dan pembuangan di tahapan selanjutnya sedang mengkonsentrasikan energi tubuh untuk tindakan tersebut. Siklus ini akan sedikit terbebani di saat kita makan terlalu banyak sehingga pencernaan menjadi tidak optimal. Akibatnya antara lain akan membuat badan menjadi lemas sedangkan kita perlu cadangan energi untuk tetap bugar hingga saat berbuka tiba.

Pemilihan Makanan dalam Food Combining
Hal diatas berhubungan langsung dengan pemilihan makanan di dalam teori food combining tersebut. Tanpa harus mengganggu siklus, kita tetap dapat makan dan minum secukupnya ketika sahur, namun dengan memilih makanan yang tergolong ringan dan tidak menjadi beban bagi pencernaan, namun harus diingat juga, pemilihan makanan tersebut berdasarkan perhitungan zat gizi haruslah cukup meng-cover kegiatan aktifitas kita selama berpuasa. Makanan seperti jus atau buah-buahan langsung asalkan yang tidak terlalu manis seperti nangka menjadi alternatif pilihan yang baik. Teknik makan secara perlahan-lahan juga akan membuat perut tidak terganggu dan terisi bertahap hingga maksimal, dan ini penting untuk diperhatikan karena terlalu buru-buru dalam menyantap buah-buahan juga akan mengganggu pencernaan sekaligus mencegah gula darah naik secara drastis ketika menyantap buah-buahan yang manis secara sekaligus. Sebagian ahli food combining tersebut menganjurkan pilihan buah-buahan seperti papaya, apel, pir atau nanas yang tidak terlalu asam dalam jumlah normal, yang menurut perhitungan gizinya bisa mencapai 125-150 kalori, sama dengan 3-4 sendok makan nasi dengan telur atau sebutir donat. Selain buah sebagai menu tambahan utamanya, alternatif lain seperti telur rebus atau tahu dan tempe juga bisa dijadikan pilihan, sementara nasi sebenarnya dalam teori food combining hanya dianjurkan dalam porsi sedikit dan secukupnya saja, begitu pula dengan lauk utama seperti daging dalam jumlah tak berlebihan dan lebih dianjurkan untuk mengkonsumsi daging ikan ketimbang yang lain, dan sayur-sayuran dan air putih jelas tidak boleh ditinggalkan.
Di saat berbuka tubuh akan memerlukan penganan yang mengandung gula namun tidak dalam jumlah berlebihan. Makanan ringan yang manis bisa menjadi pilihan namun tidak dianjurkan dalam jumlah terlalu banyak. Teh herbal atau pemanis murni seperti madu sering dimasukkan ke dalam food combining oleh para ahlinya untuk pilihan makanan berbuka. Setelah makan yang manis-manis tadi, sebaiknya pencernaan diistirahatkan sejenak sebelum memulai makanan utama karena hal ini dibutuhkan untuk penyesuaian aktifitasnya.

         Perbedaan food combining di saat kita tidak berpuasa memang memiliki sedikit perbedaan dengan di saat berpuasa karena terjadinya perubahan waktu makan tersebut namun pola pemilihannya sendiri tidak harus begitu jauh berubah, karena di saat berpuasa, tubuh juga akan sangat efisien menggunakan persediaan makanannya termasuk melakukan penghematan energi dimana menurut beberapa riset di saat-saat seperti ini tubuh hanya menggunakan sekitar seperempat persediaan protein, dan menggunakan lemak sebagai sumber energi bila persediaan glukosa telah menipis. Atas dasar inilah maka pemilihan menu makanan dan minuman sangat penting dijaga agar tubuh tidak menjadi kekurangan energi di saat kita melaksanakan ibadah puasa. (dr. Daniel Irawan)

Semoga bermanfaat.......

Rabu, 27 Juli 2011

INFO BEASISWA

INFO BEASISWA.....

1. Beasiswa Data Print

Persyaratan Umum:
1.  Pelajar/mahasiswa aktif dari tingkat SMP hingga perguruan tinggi
2.  Terlibat aktif di kegiatan atau organisasi sekolah/perguruan tinggi
3.  Tidak terlibat narkoba atau pernah melakukan tindak kriminal
4.  Tidak sedang menerima beasiswa dari perusahaan lain
Peraturan Lomba :
1.  Mengisi formulir registrasi di kolom Pendaftaran
2.  Satu nomor kupon yang terdapat di dalam produk DataPrint, hanya berlaku untuk satu kali registrasi
3.  Pendaftaran tidak dipungut biaya
4.  Isilah formulir dengan sebenar-benarnya.
5. Untuk kolom nilai raport, isi total nilai secara keseluruhan beserta jumlah mata pelajaran.
Contoh: 98 dari 7 mata pelajaran
6.  Tuliskan nama sekolah atau perguruan tinggi tempat kamu belajar saat ini di kolom nilai/IPK terakhir.
7.  Buat karya tulis dengan tema yang diminta sepanjang minilam 100 kata dan maksimal 500 kata. Tema akan berubah setiap periode. Jenis tema akan diumumkan setiap tanggal 1 di periode tersebut.
8.  Beasiswa akan dibagi menjadi 2 periode.
9.  Jika gagal di periode pertama, peserta BOLEH mendaftarkan diri di periode selanjutnya.
10.  Penerima beasiswa yang telah mendapat dana beasiswa di satu periode TIDAK DAPAT menjadi penerima beasiswa di periode selanjutnya.
11.  Waktu per periode:
Periode 1: 1 Maret  – 31 Juli
Periode 2: 1 Agustus – 31 Desember
12.  Perincian pemenang per periode sebagai berikut:
PERIODE JUMLAH PENERIMA DANA BEASISWA
@ Rp 1.000.000 @ Rp 500.000 @ Rp 250.000
Periode I 50 orang 50 orang 250 orang
Periode II 50 orang 50 orang 250 orang




13.  Penerima beasiswa akan diseleksi (bukan diundi) oleh tim dari DataPrint.
14.  Penerima beasiswa akan dihubungi oleh pihak DataPrint.  Simpan fotokopi raport terakhir atau IPK terakhir dan kupon sebagai bukti sah verifikasi jika Anda terseleksi sebagai penerima dana beasiswa.
15.  Dana beasiswa akan diberikan sekaligus dan secara langsung kepada penerima di periode tersebut.
16.  Dana beasiswa akan diberikan dalam jangka waktu paling lambat satu bulan setelah pengumuman dan selesainya pemberkasan dari para penerima beasiswa.
17.  Penerima beasiswa TIDAK DIKENAI biaya apa pun terkait dengan pelaksanaan program ini.
18.  Penerima beasiswa akan diumumkan di website DataPrint www.dataprint.co.id ,  page Facebook DataPrint www.dataprint.co.id/facebook dan www.beasiswadataprint.com setiap tanggal 1 di periode berikutnya.
Total Hadiah Beasiswa
100 beasiswa @ Rp 1.000.000
100 beasiswa @ Rp 500.000
500 beasiswa @ Rp 250.000


2. Beasiswa AFIM 2011/2012





Rabu, 06 Juli 2011

Penatalaksanaan Gizi Buruk di Masyarakat

Kasus anak yang ditelantarkan bahkan ditinggalkan orang tuanya, karena kemiskinan atau ketidakmampuan orangtua dalam memberikan nafkah anak merupakan salah satu faktor terjadinya kurang gizi dan gizi buruk pada balita. Keadaan ini masih menjadi persoalan yang sering mencuat di media televisi dan koran

.

Keadaan Gizi
Sampai saat ini 76,4 juta penduduk Indonesia tergolong miskin dan hampir miskin, serta tinggal di daerah yang sulit dijangkau. Menurut Susenas tahun 2005 angka prevalensi gizi kurang  anak balita  28%, dan  di antara angka tersebut  8,8 % menderita gizi buruk.
Pada tahun 2008 dari hasil Riskesdas angka tersebut berkurang menjadi 13,0 %. Walau prevalensi gizi kurang  menurun namun anak yang stunting ( pendek) masih cukup tinggi 36,8% yang berarti pernah menderita kekurangan gizi.  Sedangkan Prevalensi gizi buruk  5,4 %.
Keterangan lebih lanjut diperkirakan masih ada yang tidak terlaporkan (under reported), wajarlah bila kerap terdapat pemberitaan adanya kasus gizi buruk disana – sini.

Penyebab Gizi Buruk
Kasus gizi buruk dapat disebabkan oleh asupan makanan anak yang kurang sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan gizi untuk melakukan aktivitas dan berkembang. Hal ini dapat terjadi karena pola asuh yang salah, seperti ibu yang sibuk bekerja di hutan/ladang sehingga anak  tidak terawat (biasa terjadi di pedesaan). Keadaan ini diperberat dengan kebiasaan seperti  memberikan makanan padat sebelum usia 6 bulan dan kadang tidak hygienis.
Gizi buruk sangat berhubungan dengan penyakit infeksi, hal ini dapat digambarkan seperti telur dan ayam. Mana yang lebih dulu terjadi tidaklah perlu dipersoalkan, yang terpenting adalah segera menanggulangi keadaan tersebut. Cara termudah untuk mendeteksi status gizi di masyarakat dapat dilakukan melalui penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan di Posyandu.
Status gizi balita dipantau dengan KMS yang saat ini sudah diperbaharui dengan membedakan antara KMS untuk anak perempuan dan anak laki-laki. Tidak hanya status gizi yang dapat dilihat pada grafik/alur  di KMS  tetapi pertambahan berat badan setiap bulan yang harus dipenuhi bisa menjadi patokan bagi orang tua, keluarga dan kader serta petugas kesehatan.

Banyak orang tua, pemangku kepentingan kurang menyadari bahwa dengan memperhatikan gizi anak sejak dalam kandungan adalah investasi luar biasa bagi kepandaian anak bangsa. Usia balita adalah masa emas yang tidak akan berulang dalam kehidupan manusia. Pertumbuhan sel otak terjadi sangat dominan pada masa tersebut, oleh karenanya perlu upaya dalam menanggulangi keadaan gizi buruk ini secara bersama.
Sifat gotong royong yang ada pada masyarakat perlu ditumbuhkan kembali. Tidak terbatas pada masyarakat saja, tetapi kepedulian dari sektor swasta dan pemerintah daerah secara terpadu diharapkan dapat menekan prevalensi gizi buruk.
Potensi yang ada di masyarakat serta hasil bumi baik dari laut maupun daratan dapat menjadi  sumber gizi yang baik apabila dikelola secara seksama. Pemanfaatan pekarangan disekitar rumah menjadi lahan produktif, lingkungan sekitar rumah bersih dan asri, penyediaan air bersih. Sarana prasana seperti jalan penghubung untuk membuka keterisolasian daerah adalah faktor pendukung tidak langsung untuk memperbaiki status gizi balita. Hal ini pastinya akan mendatangkan keuntungan bagi kesehatan anak-anak balita.
Selain itu, bagaimana cara merawat balita agar tidak mudah sakit, menyediakan makanan sehat dengan gizi yang seimbang dan pemantauan tumbuh kembang balita, dapat diperoleh dengan berbagai cara. Yang paling sederhana adalah berkonsultasi pada petugas gizi dan kesehatan  yang berada di Poskesdes, Pustu, dan Puskesmas
Balita gizi buruk dapat diketahui dengan cepat bila secara rutin menimbang berat badannya ke Posyandu. Apabila 2 kali berut-turut berat badan tidak naik, orang tua dan kader serta petugas kesehatan sudah harus mencurigai keadaan kesehatannya. Yang menjadi permaslahan adalah masih banyaknya anak balita yang tidak datang ke posyandu secara rutin (D/S) untuk menimbang berat badannya.
D= jumlah balita yang datang ke posyandu menimbangkan BB;
S = jumlah seluruh balita di wilayah tertentu.
Deteksi juga bisa dilakukan melalui survey, dan diharapkan masyarakat setempat secara sederhana dapat melakukan survey. Diawali dari kelompok dasa wisma (keluarga persepuluhan) yang pernah dikembangkan di tahun 1985-an, di tingkat RT lebih luas lagi, di RW /dusun dan seterusnya. Survey dapat dilakukan oleh kader yang telah dilatih untuk mengetahui bagaimana tanda-tanda anak gizi buruk dan anak yang sakit.

Pemulihan Gizi di Masyarakat
Daerah yang bisa dijadikan contoh mekanisme penemuan gizi buruk sampai dengan pemulihan di masyarakat, adalah Kab Gorontalo, Boalemo, Kab Belu, Kab Sambas. Kader atau siapapun yang dapat mengidentifikasi gizi buruk segera melaporkan ke poskesdes dan selanjutnya dikirim ke Puskesmas/RS.
Setelah berada di tempat pelayanan kesehatan, status gizi anak ditentukan telebih dahulu dan perlu dicek apakah anak balita tersebut menderita penyakit infeksi atau tanda bahaya seperti syok, kuning pada kulit dan mata, sesak nafas, suhu tinggi, edema atau perubahan kondisi mental. Balita dengan penyakit infeksi dan adanya tanda bahaya biasanya perlu dirawat di RS sampai sembuh. Pada keadaan ini tidak secara otomatis status gizinya normal, anak balita ini masih memerlukan perawatan tahap demi tahap di puskesmas. Puskesmasnyapun yang telah menyediakan perawatan penderita gizi buruk atau disebut Pusat Pemulihan Gizi dalam bahasa Inggris dikenal dengan Therapeutic Feeding Center  (TFC) .
Pusat Pemulihan Gizi berfungsi sebagai tempat perawatan dan pengobatan anak gizi buruk secara intensif di suatu tempat/ ruangan khusus dan ibu/ keluarga ikut aktif terlibat dalam perawatan anak gizi buruk. (Catt diberi lingkaran)
PPG dapat dikembangkan dengan kegiatan pelayanan gizi lainnya yang tidak terbatas pada pelayanan anak gizi buruk. Penyelenggaraan PPG dapat memanfaatkan fasilitas bangunan yang sudah ada di puskesmas perawatan/ rumah sakit atau membuat bangunan khusus/ baru.

SYARAT PEMBENTUKAN
PPG dapat dibentuk bila dalam satu wilayah kecamatan memenuhi kriteria sebagai berikut:
  1. Global Acute Malnutrition (GAM) atau Prevalensi gizi kurang akut > 20%
  2. GAM/ Prevalensi gizi kurang akut antara 10-19,9% dengan faktor penyulit seperti adanya bencana baik alam maupun non alam.
Biasanya anak balita dengan gizi buruk dirawat di tempat ini antara 2-3 bulan. Waktu ini dimanfaatkan untuk wahana pendidikan bagi ibu balita. Disini ibu balitapun menginap sambil bagaimana merawat anak balitanya, cara memasak dengan pemberian makanan mengandung tinggi kalori dan protein dengan aneka bahan makanan setempat sehingga kekurangan BB terpenuhi dan dapat meningkatkan tinggi badan.
Dalam pemantauan selama masa perawatan di   TFC dinyatakan sembuh, anak dikembalikan dalam keluarga untuk dilanjutkan pemulihan status gizinya sehingga  tidak kembali jatuh ke keadaan semula.
Konsep pembentukan Pos Pemulihan Gizi atau Community Feeding Center (CTC) adalah upaya masyarakat untuk  memantau atau merawat anak balita. Rujukan balik dari Puskesmas agar status gizinya tetap normal.  Pos Gizi  ini merupakan salah satu  kegiatan pengembangan Posyandu (Posyandu Plus).
Idealnya bila diketahui penyebab utama dari adanya balita gizi buruk kelompok masyarakat secara bersama bergotong royong menekan penyebab masalah gizi. Masyarakat diharapkan dapat memobilisasi kemampuan yang ada disekitarnya untuk penanggulangan Gizi Buruk . Bila terjadi karena factor kemiskinan keluarga yang mampu bisa menjadi orang tua asuh, mencari peluang kerja untuk orang tuanya. Berbagai sector pemerintahan dengan berbagai program dalam pengentasan kemiskinan dan pembangunan bisa  dipadukan.
Jumlah Pos Pemulihan Gizi ini masih terbatas jumlahnya bila dapat dikembangkan lebih banyak lagi di daerah diharapkan punya daya ungkit pada status gizi balita. ▄(Andewi – Setditjen)

 Sumber : Kementrian Kesehatan Indonesia http://www.gizikia.depkes.go.id/archives/816#more-816

Kamis, 23 Juni 2011

Minum Susu Lebih Baik Daripada Minuman Berenergi

Beberapa peneliti dari Loughborough University di Inggris mengklaim bahwa susu merupakan minuman olahraga (sports drink) yang paling efektif bila dibandingkan dengan minuman berenergi. Susu rendah lemak dapat membantu atlet memulihkan tenaga setelah latihan yang intensif. Seperti yang pernah dibertikan oleh wolipop sebelumnya, bahwa ternyata mengonsumsi tidak selamanya baik untuk tubuh. Diketahui jika minuman berenergi ternyata dapat menyebabkan kerapuhan pada gigi.
 
Penelitian ini melibatkan wanita-wanita muda yang melakukan pelatihan dan sebelum latihan, mereka hanya meminum dua gelas air. Setelah mereka selesai latihan, salah satu kelompok dari wanita-wanita tersebut diberi susu bebas lemak dan kelompok lainnya diberi minuman berenergi yang berbasis gula.

Dari penelitian tersebut didapat bahwa peminum susu memiliki hasil latihan yang lebih baik. Tidak hanya itu saja, peminum susu juga dapat menurunkan berat badan tambahan serta pembentukan otot yang lebih baik. Seperti yang dikutip dari geniusbeauty, dokter mengatakan bahwa efek tersebut dari minum susu karena susu mengandung protein berkualitas, vitamin D dan kalsium. Berdasarkan bukti ilmiah tersebut, peneliti mengambil kesimpulan bahwa olahraga yang intensif dengan mengonsumsi susu dapat membantu meningkatkan kesehatan tubuh.

Senin, 13 Juni 2011

Selamat Kepada Para Pemenang Rangkaian Lomba PIMGI 2011.....



Alhmdulillah, Pekan Ilmiah Mahasiswa Gizi (PIMGI)  telah terlaksana di Kampus Merah Universitas Hasanuddin  Makassar pada 9-11 Juni 2011.. Ditutup dengan pesta kembang api di pelataran PKM Unhas Sabtu malam kemarin..
Selamat kepada para pemenang dari rangkaian lomba yang dilaksanakan pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Gizi Indonesia 2011.. Congratulation.....

Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa tingkat Nasional :
Juara I      :   Makhyan Jibril A. dkk
                      Universitas Brawijaya Malang
Juara II     :  Sandy Ardiansyah dkk
                      Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Juara III    :  Tajul Anshor F.H dkk
                      Universitas Tanjung Pura Pontianak

Lomba Mading tingkat SMA se-Makassar :
Juara I      :  SMAN 14 Makassar
Juara II     :  SMAN 3 Makassar
Juara III    :  SMAN 5 Makassar

Lomba Kuliner Expo :
Juara I      :  Mulyani
Juara II     :  Aryani
Juara III    :  Febri

Terima kasih atas kehadiran para delegasi dan peserta lomba dari rangkaian acara PIMGI.. Semoga kita dapat bertemu kembali di event2 FORMAZI dan ILMAGI berikutnya.. dan terima kasih untuk semua panitia dan pihak-pihak yang turut berpartisipasi demi suksesnya kegiatan PIMGI 2011.
Salam FORMAZI….

Jumat, 27 Mei 2011

SEMINAR NASIONAL KEWIRAUSAHAAN AG09O (GIZI 09)

pengen menjadi enterprenaur muda yang suksess???? pengen tauu cara membidik peluang usahaa di usiaa mudaa??? atw pengen tau kiat2 menjadi enterprenaur muda???





Yuukkk mariii... ikutan SEMINAR NASIONAL KEWIRAUSAHAAN yang diadakan oleh teman2 mahasiswa Gizi angkatan 09 Unhas,
dengan tema "MEMBIDIK PELUANG USAHA DI USIA MUDA MELALUI ENTREPRENEURSHIP", Pemateri:


1. H.M. Zulkarnain Arief (Ketua Kamar Dagang dan Industri Sulsel)
2. Dr. I Gusti Lanang Ariwangsa, SE, MM. (Executive Manager PT Telkom)
3. H. Syaharuddi Arif, S.Sos. (Wakil Ketua Bidang Ekonomi KNPI Sulsel)
4. Muhammad Fachry (Ketua Divisi V HIPMI)


HTM :
- Pelajar/ Mahasiswa : Rp 15.000
- Umum : Rp 25.000


CP :
- 085242476935 (rietha)
- 085298394334 (dewi)


Fasilitas : Snack + Sertifikat

PROFIL KETUA FORMAZI PERIODE 2011-2012

Seorang nahkoda yang akan menentukan arah lembaga kita. Bak kompas sebagai penunjuk arah, tidak bisa dipungkiri seorang ketualah yang akan mengarahkan anggotanya untuk menjadikan Formazi lebih baik ke depan. Tentu teman-teman ingin mengenal lebih jauh sosok ketua Formazi kita ini. Yuk marii...


Nama lengkapnya Ahmad Fitrawan tapi lebih akrab disapa Fitrah. Lahir di Selayar, Tanggal 23 Maret 20 tahun silam. Dia sekarang tercatat sebagai mahasiswa semester 4 Ilmu Gizi FKM UH. Fitrah adalah anak bungsu dari 4 bersaudara buah hati pasangan Drs. Patta Unjung M. Dan Dra. Rosmawati. Penyuka warna biru ini menetap di Aspol Tallo Lama. Tapi sebagian harinya kini tentu dihabiskan di sekret FORMAZI sebagai rumah keduanya.

Saat ditanya tentang motivasinya mencalonkan diri sebagai salah satu calon ketua FORMAZI waktu itu, dia menjawab karena hidup adalah sebuah proses. Dan proses yang membuat kita berubah menjadi sosok yang lebih baik. Lalu setelah terpilih sebagai ketua FORMAZI dia tak lupa bersyukur kepada ALLAH swt dan berterima kasih kepada teman-teman yang telah mempercayakan amanah ini kepadanya. Dia sadar punya tanggung jawab yang lebih besar kini

Dia mengatakan masih banyak yang harus dibenahi, masih kurangnya koordinasi/ kerjasama dengan lembaga lain adalah satu hal yang butuh perhatian ekstra. Trus planning ke depannya adalah meningkatkan solidaritas pengurus FORMAZI dan eksistensi FORMAZI dengan cara tetap mengutamakan persamaan pandangan atau tujuan di antara semua anggota FORMAZI. Asanya adalah menjadikan FORMAZI sebagai organisasi panutan, dan dia optimis untuk itu. Seperti mottonya :
“IMPOSSIBLE IS NOTHING“

Jumat, 13 Mei 2011

Pekan Ilmiah Mahasiswa Gizi Indonesia

Coming soon..... Sukseskann dan meriahkan Pekan Ilmiah Mahasiswa Gizi Indonesia 2011... !!!

Jumat, 22 April 2011

Musyawarah Besar FORMAZI UNHAS

Salam Sehat


dengan berakhirnya kepengurusan 2010/2011 maka akan dilaksanakan Musyawarah Besar Forum Mahasiswa Gizi FKM Unhas. Pembahasan Mengenai Laporan Pertanggungjawaban kepengurusan dan Pemilihan Ketua FORMAZI untuk kelanjutan kepengurusan selanjutnya...
GIZI,, Sehat Luar Biasa...!!!!

Senin, 18 April 2011

Kulit Jeruk Keprok Jadi Alternatif Obat Sakit Jantung

Salam Sehat


London, Bukan cuma buahnya yang menyehatkan, jeruk keprok juga punya kandungan nutrisi penting bagi kesehatan jantung pada kulitnya. Penelitian membuktikan, kandungan dalam kulit jeruk keprok bisa mengurangi risiko kerusakan pembuluh darah.

Khasiat itu tidak dimiliki oleh semua jenis jeruk keprok melainkan hanya pada spesies tertentu yang warnanya kuning tua atau dalam bahasa Inggris sering disebut Tangerine. Jeruk keprok yang warnanya hijau juga berkhasiat, tetapi yang warnanya kuning tua terbukti lebih ampuh.

Rahasianya terdapat pada nobiletin, semacam pigmen atau senyawa yang memberikan warna pada kulit jeruk keprok. Nobiletin pada kulit jeruk keprok disebut-sebut 10 kali lebih menyehatkan jantung dibandingkan kandungan antioksidan pada Jeruk Bali.

Penelitian terbaru yang dilakukan Dr Murray Huff dari University of Western Ontario menunjukkan, nobiletin efektif mencegah atheroschlerosis atau pembentukan plak di pembuluh darah. Plak tersebut bisa merusak atau menyumbat pembuluh darah dan memicu serangan jantung.

Pecahnya pembuluh darah juga bisa memicu stroke jika terjadi di sekitar otak. Oleh karena itu, para peneliti menyimpulkan bahwa nobiletin juga bermanfaat untuk mencegah stroke hemoragi atau stroke yang dipicu oleh kerusakan pembuluh darah di otak.

Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Diabetes edisi terbaru itu juga menyebutkan, nobiletin bisa meningkatkan sensitivitas insulin. Artinya, kandungan dalam kulit jeruk keprok juga potensial untuk dikembangkan sebagai obat bagi penderita diabetes.

Sebelumnya, Dr Huff juga pernah meneliti spesies jeruk lainnya yakni Jeruk Bali atau grapefruit. Buah ini mengandung flavonoid yang dinamakan naringenin, sejenis antioksidan yang terbukti efektif mengurangi risiko obesitas dan sindrom metabolik.

"Yang mengejutkan adalah bahwa ternyata nobiletin 10 kali lebih efektif dibandingkan naringenin dalam mencegah atheroschlerosis," ungkap Dr Huff seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (8/4/2011).

Sayangnya tidak dijelaskan apakah bisa dimakan langsung atau tidak jeruk keprok itu karena ilmuwan hanya mengambil ekstrak dari kandungannya.