Rabu, 27 Juli 2011

INFO BEASISWA

INFO BEASISWA.....

1. Beasiswa Data Print

Persyaratan Umum:
1.  Pelajar/mahasiswa aktif dari tingkat SMP hingga perguruan tinggi
2.  Terlibat aktif di kegiatan atau organisasi sekolah/perguruan tinggi
3.  Tidak terlibat narkoba atau pernah melakukan tindak kriminal
4.  Tidak sedang menerima beasiswa dari perusahaan lain
Peraturan Lomba :
1.  Mengisi formulir registrasi di kolom Pendaftaran
2.  Satu nomor kupon yang terdapat di dalam produk DataPrint, hanya berlaku untuk satu kali registrasi
3.  Pendaftaran tidak dipungut biaya
4.  Isilah formulir dengan sebenar-benarnya.
5. Untuk kolom nilai raport, isi total nilai secara keseluruhan beserta jumlah mata pelajaran.
Contoh: 98 dari 7 mata pelajaran
6.  Tuliskan nama sekolah atau perguruan tinggi tempat kamu belajar saat ini di kolom nilai/IPK terakhir.
7.  Buat karya tulis dengan tema yang diminta sepanjang minilam 100 kata dan maksimal 500 kata. Tema akan berubah setiap periode. Jenis tema akan diumumkan setiap tanggal 1 di periode tersebut.
8.  Beasiswa akan dibagi menjadi 2 periode.
9.  Jika gagal di periode pertama, peserta BOLEH mendaftarkan diri di periode selanjutnya.
10.  Penerima beasiswa yang telah mendapat dana beasiswa di satu periode TIDAK DAPAT menjadi penerima beasiswa di periode selanjutnya.
11.  Waktu per periode:
Periode 1: 1 Maret  – 31 Juli
Periode 2: 1 Agustus – 31 Desember
12.  Perincian pemenang per periode sebagai berikut:
PERIODE JUMLAH PENERIMA DANA BEASISWA
@ Rp 1.000.000 @ Rp 500.000 @ Rp 250.000
Periode I 50 orang 50 orang 250 orang
Periode II 50 orang 50 orang 250 orang




13.  Penerima beasiswa akan diseleksi (bukan diundi) oleh tim dari DataPrint.
14.  Penerima beasiswa akan dihubungi oleh pihak DataPrint.  Simpan fotokopi raport terakhir atau IPK terakhir dan kupon sebagai bukti sah verifikasi jika Anda terseleksi sebagai penerima dana beasiswa.
15.  Dana beasiswa akan diberikan sekaligus dan secara langsung kepada penerima di periode tersebut.
16.  Dana beasiswa akan diberikan dalam jangka waktu paling lambat satu bulan setelah pengumuman dan selesainya pemberkasan dari para penerima beasiswa.
17.  Penerima beasiswa TIDAK DIKENAI biaya apa pun terkait dengan pelaksanaan program ini.
18.  Penerima beasiswa akan diumumkan di website DataPrint www.dataprint.co.id ,  page Facebook DataPrint www.dataprint.co.id/facebook dan www.beasiswadataprint.com setiap tanggal 1 di periode berikutnya.
Total Hadiah Beasiswa
100 beasiswa @ Rp 1.000.000
100 beasiswa @ Rp 500.000
500 beasiswa @ Rp 250.000


2. Beasiswa AFIM 2011/2012





Rabu, 06 Juli 2011

Penatalaksanaan Gizi Buruk di Masyarakat

Kasus anak yang ditelantarkan bahkan ditinggalkan orang tuanya, karena kemiskinan atau ketidakmampuan orangtua dalam memberikan nafkah anak merupakan salah satu faktor terjadinya kurang gizi dan gizi buruk pada balita. Keadaan ini masih menjadi persoalan yang sering mencuat di media televisi dan koran

.

Keadaan Gizi
Sampai saat ini 76,4 juta penduduk Indonesia tergolong miskin dan hampir miskin, serta tinggal di daerah yang sulit dijangkau. Menurut Susenas tahun 2005 angka prevalensi gizi kurang  anak balita  28%, dan  di antara angka tersebut  8,8 % menderita gizi buruk.
Pada tahun 2008 dari hasil Riskesdas angka tersebut berkurang menjadi 13,0 %. Walau prevalensi gizi kurang  menurun namun anak yang stunting ( pendek) masih cukup tinggi 36,8% yang berarti pernah menderita kekurangan gizi.  Sedangkan Prevalensi gizi buruk  5,4 %.
Keterangan lebih lanjut diperkirakan masih ada yang tidak terlaporkan (under reported), wajarlah bila kerap terdapat pemberitaan adanya kasus gizi buruk disana – sini.

Penyebab Gizi Buruk
Kasus gizi buruk dapat disebabkan oleh asupan makanan anak yang kurang sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan gizi untuk melakukan aktivitas dan berkembang. Hal ini dapat terjadi karena pola asuh yang salah, seperti ibu yang sibuk bekerja di hutan/ladang sehingga anak  tidak terawat (biasa terjadi di pedesaan). Keadaan ini diperberat dengan kebiasaan seperti  memberikan makanan padat sebelum usia 6 bulan dan kadang tidak hygienis.
Gizi buruk sangat berhubungan dengan penyakit infeksi, hal ini dapat digambarkan seperti telur dan ayam. Mana yang lebih dulu terjadi tidaklah perlu dipersoalkan, yang terpenting adalah segera menanggulangi keadaan tersebut. Cara termudah untuk mendeteksi status gizi di masyarakat dapat dilakukan melalui penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan di Posyandu.
Status gizi balita dipantau dengan KMS yang saat ini sudah diperbaharui dengan membedakan antara KMS untuk anak perempuan dan anak laki-laki. Tidak hanya status gizi yang dapat dilihat pada grafik/alur  di KMS  tetapi pertambahan berat badan setiap bulan yang harus dipenuhi bisa menjadi patokan bagi orang tua, keluarga dan kader serta petugas kesehatan.

Banyak orang tua, pemangku kepentingan kurang menyadari bahwa dengan memperhatikan gizi anak sejak dalam kandungan adalah investasi luar biasa bagi kepandaian anak bangsa. Usia balita adalah masa emas yang tidak akan berulang dalam kehidupan manusia. Pertumbuhan sel otak terjadi sangat dominan pada masa tersebut, oleh karenanya perlu upaya dalam menanggulangi keadaan gizi buruk ini secara bersama.
Sifat gotong royong yang ada pada masyarakat perlu ditumbuhkan kembali. Tidak terbatas pada masyarakat saja, tetapi kepedulian dari sektor swasta dan pemerintah daerah secara terpadu diharapkan dapat menekan prevalensi gizi buruk.
Potensi yang ada di masyarakat serta hasil bumi baik dari laut maupun daratan dapat menjadi  sumber gizi yang baik apabila dikelola secara seksama. Pemanfaatan pekarangan disekitar rumah menjadi lahan produktif, lingkungan sekitar rumah bersih dan asri, penyediaan air bersih. Sarana prasana seperti jalan penghubung untuk membuka keterisolasian daerah adalah faktor pendukung tidak langsung untuk memperbaiki status gizi balita. Hal ini pastinya akan mendatangkan keuntungan bagi kesehatan anak-anak balita.
Selain itu, bagaimana cara merawat balita agar tidak mudah sakit, menyediakan makanan sehat dengan gizi yang seimbang dan pemantauan tumbuh kembang balita, dapat diperoleh dengan berbagai cara. Yang paling sederhana adalah berkonsultasi pada petugas gizi dan kesehatan  yang berada di Poskesdes, Pustu, dan Puskesmas
Balita gizi buruk dapat diketahui dengan cepat bila secara rutin menimbang berat badannya ke Posyandu. Apabila 2 kali berut-turut berat badan tidak naik, orang tua dan kader serta petugas kesehatan sudah harus mencurigai keadaan kesehatannya. Yang menjadi permaslahan adalah masih banyaknya anak balita yang tidak datang ke posyandu secara rutin (D/S) untuk menimbang berat badannya.
D= jumlah balita yang datang ke posyandu menimbangkan BB;
S = jumlah seluruh balita di wilayah tertentu.
Deteksi juga bisa dilakukan melalui survey, dan diharapkan masyarakat setempat secara sederhana dapat melakukan survey. Diawali dari kelompok dasa wisma (keluarga persepuluhan) yang pernah dikembangkan di tahun 1985-an, di tingkat RT lebih luas lagi, di RW /dusun dan seterusnya. Survey dapat dilakukan oleh kader yang telah dilatih untuk mengetahui bagaimana tanda-tanda anak gizi buruk dan anak yang sakit.

Pemulihan Gizi di Masyarakat
Daerah yang bisa dijadikan contoh mekanisme penemuan gizi buruk sampai dengan pemulihan di masyarakat, adalah Kab Gorontalo, Boalemo, Kab Belu, Kab Sambas. Kader atau siapapun yang dapat mengidentifikasi gizi buruk segera melaporkan ke poskesdes dan selanjutnya dikirim ke Puskesmas/RS.
Setelah berada di tempat pelayanan kesehatan, status gizi anak ditentukan telebih dahulu dan perlu dicek apakah anak balita tersebut menderita penyakit infeksi atau tanda bahaya seperti syok, kuning pada kulit dan mata, sesak nafas, suhu tinggi, edema atau perubahan kondisi mental. Balita dengan penyakit infeksi dan adanya tanda bahaya biasanya perlu dirawat di RS sampai sembuh. Pada keadaan ini tidak secara otomatis status gizinya normal, anak balita ini masih memerlukan perawatan tahap demi tahap di puskesmas. Puskesmasnyapun yang telah menyediakan perawatan penderita gizi buruk atau disebut Pusat Pemulihan Gizi dalam bahasa Inggris dikenal dengan Therapeutic Feeding Center  (TFC) .
Pusat Pemulihan Gizi berfungsi sebagai tempat perawatan dan pengobatan anak gizi buruk secara intensif di suatu tempat/ ruangan khusus dan ibu/ keluarga ikut aktif terlibat dalam perawatan anak gizi buruk. (Catt diberi lingkaran)
PPG dapat dikembangkan dengan kegiatan pelayanan gizi lainnya yang tidak terbatas pada pelayanan anak gizi buruk. Penyelenggaraan PPG dapat memanfaatkan fasilitas bangunan yang sudah ada di puskesmas perawatan/ rumah sakit atau membuat bangunan khusus/ baru.

SYARAT PEMBENTUKAN
PPG dapat dibentuk bila dalam satu wilayah kecamatan memenuhi kriteria sebagai berikut:
  1. Global Acute Malnutrition (GAM) atau Prevalensi gizi kurang akut > 20%
  2. GAM/ Prevalensi gizi kurang akut antara 10-19,9% dengan faktor penyulit seperti adanya bencana baik alam maupun non alam.
Biasanya anak balita dengan gizi buruk dirawat di tempat ini antara 2-3 bulan. Waktu ini dimanfaatkan untuk wahana pendidikan bagi ibu balita. Disini ibu balitapun menginap sambil bagaimana merawat anak balitanya, cara memasak dengan pemberian makanan mengandung tinggi kalori dan protein dengan aneka bahan makanan setempat sehingga kekurangan BB terpenuhi dan dapat meningkatkan tinggi badan.
Dalam pemantauan selama masa perawatan di   TFC dinyatakan sembuh, anak dikembalikan dalam keluarga untuk dilanjutkan pemulihan status gizinya sehingga  tidak kembali jatuh ke keadaan semula.
Konsep pembentukan Pos Pemulihan Gizi atau Community Feeding Center (CTC) adalah upaya masyarakat untuk  memantau atau merawat anak balita. Rujukan balik dari Puskesmas agar status gizinya tetap normal.  Pos Gizi  ini merupakan salah satu  kegiatan pengembangan Posyandu (Posyandu Plus).
Idealnya bila diketahui penyebab utama dari adanya balita gizi buruk kelompok masyarakat secara bersama bergotong royong menekan penyebab masalah gizi. Masyarakat diharapkan dapat memobilisasi kemampuan yang ada disekitarnya untuk penanggulangan Gizi Buruk . Bila terjadi karena factor kemiskinan keluarga yang mampu bisa menjadi orang tua asuh, mencari peluang kerja untuk orang tuanya. Berbagai sector pemerintahan dengan berbagai program dalam pengentasan kemiskinan dan pembangunan bisa  dipadukan.
Jumlah Pos Pemulihan Gizi ini masih terbatas jumlahnya bila dapat dikembangkan lebih banyak lagi di daerah diharapkan punya daya ungkit pada status gizi balita. ▄(Andewi – Setditjen)

 Sumber : Kementrian Kesehatan Indonesia http://www.gizikia.depkes.go.id/archives/816#more-816

Kamis, 23 Juni 2011

Minum Susu Lebih Baik Daripada Minuman Berenergi

Beberapa peneliti dari Loughborough University di Inggris mengklaim bahwa susu merupakan minuman olahraga (sports drink) yang paling efektif bila dibandingkan dengan minuman berenergi. Susu rendah lemak dapat membantu atlet memulihkan tenaga setelah latihan yang intensif. Seperti yang pernah dibertikan oleh wolipop sebelumnya, bahwa ternyata mengonsumsi tidak selamanya baik untuk tubuh. Diketahui jika minuman berenergi ternyata dapat menyebabkan kerapuhan pada gigi.
 
Penelitian ini melibatkan wanita-wanita muda yang melakukan pelatihan dan sebelum latihan, mereka hanya meminum dua gelas air. Setelah mereka selesai latihan, salah satu kelompok dari wanita-wanita tersebut diberi susu bebas lemak dan kelompok lainnya diberi minuman berenergi yang berbasis gula.

Dari penelitian tersebut didapat bahwa peminum susu memiliki hasil latihan yang lebih baik. Tidak hanya itu saja, peminum susu juga dapat menurunkan berat badan tambahan serta pembentukan otot yang lebih baik. Seperti yang dikutip dari geniusbeauty, dokter mengatakan bahwa efek tersebut dari minum susu karena susu mengandung protein berkualitas, vitamin D dan kalsium. Berdasarkan bukti ilmiah tersebut, peneliti mengambil kesimpulan bahwa olahraga yang intensif dengan mengonsumsi susu dapat membantu meningkatkan kesehatan tubuh.

Senin, 13 Juni 2011

Selamat Kepada Para Pemenang Rangkaian Lomba PIMGI 2011.....



Alhmdulillah, Pekan Ilmiah Mahasiswa Gizi (PIMGI)  telah terlaksana di Kampus Merah Universitas Hasanuddin  Makassar pada 9-11 Juni 2011.. Ditutup dengan pesta kembang api di pelataran PKM Unhas Sabtu malam kemarin..
Selamat kepada para pemenang dari rangkaian lomba yang dilaksanakan pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Gizi Indonesia 2011.. Congratulation.....

Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa tingkat Nasional :
Juara I      :   Makhyan Jibril A. dkk
                      Universitas Brawijaya Malang
Juara II     :  Sandy Ardiansyah dkk
                      Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Juara III    :  Tajul Anshor F.H dkk
                      Universitas Tanjung Pura Pontianak

Lomba Mading tingkat SMA se-Makassar :
Juara I      :  SMAN 14 Makassar
Juara II     :  SMAN 3 Makassar
Juara III    :  SMAN 5 Makassar

Lomba Kuliner Expo :
Juara I      :  Mulyani
Juara II     :  Aryani
Juara III    :  Febri

Terima kasih atas kehadiran para delegasi dan peserta lomba dari rangkaian acara PIMGI.. Semoga kita dapat bertemu kembali di event2 FORMAZI dan ILMAGI berikutnya.. dan terima kasih untuk semua panitia dan pihak-pihak yang turut berpartisipasi demi suksesnya kegiatan PIMGI 2011.
Salam FORMAZI….

Jumat, 27 Mei 2011

SEMINAR NASIONAL KEWIRAUSAHAAN AG09O (GIZI 09)

pengen menjadi enterprenaur muda yang suksess???? pengen tauu cara membidik peluang usahaa di usiaa mudaa??? atw pengen tau kiat2 menjadi enterprenaur muda???





Yuukkk mariii... ikutan SEMINAR NASIONAL KEWIRAUSAHAAN yang diadakan oleh teman2 mahasiswa Gizi angkatan 09 Unhas,
dengan tema "MEMBIDIK PELUANG USAHA DI USIA MUDA MELALUI ENTREPRENEURSHIP", Pemateri:


1. H.M. Zulkarnain Arief (Ketua Kamar Dagang dan Industri Sulsel)
2. Dr. I Gusti Lanang Ariwangsa, SE, MM. (Executive Manager PT Telkom)
3. H. Syaharuddi Arif, S.Sos. (Wakil Ketua Bidang Ekonomi KNPI Sulsel)
4. Muhammad Fachry (Ketua Divisi V HIPMI)


HTM :
- Pelajar/ Mahasiswa : Rp 15.000
- Umum : Rp 25.000


CP :
- 085242476935 (rietha)
- 085298394334 (dewi)


Fasilitas : Snack + Sertifikat

PROFIL KETUA FORMAZI PERIODE 2011-2012

Seorang nahkoda yang akan menentukan arah lembaga kita. Bak kompas sebagai penunjuk arah, tidak bisa dipungkiri seorang ketualah yang akan mengarahkan anggotanya untuk menjadikan Formazi lebih baik ke depan. Tentu teman-teman ingin mengenal lebih jauh sosok ketua Formazi kita ini. Yuk marii...


Nama lengkapnya Ahmad Fitrawan tapi lebih akrab disapa Fitrah. Lahir di Selayar, Tanggal 23 Maret 20 tahun silam. Dia sekarang tercatat sebagai mahasiswa semester 4 Ilmu Gizi FKM UH. Fitrah adalah anak bungsu dari 4 bersaudara buah hati pasangan Drs. Patta Unjung M. Dan Dra. Rosmawati. Penyuka warna biru ini menetap di Aspol Tallo Lama. Tapi sebagian harinya kini tentu dihabiskan di sekret FORMAZI sebagai rumah keduanya.

Saat ditanya tentang motivasinya mencalonkan diri sebagai salah satu calon ketua FORMAZI waktu itu, dia menjawab karena hidup adalah sebuah proses. Dan proses yang membuat kita berubah menjadi sosok yang lebih baik. Lalu setelah terpilih sebagai ketua FORMAZI dia tak lupa bersyukur kepada ALLAH swt dan berterima kasih kepada teman-teman yang telah mempercayakan amanah ini kepadanya. Dia sadar punya tanggung jawab yang lebih besar kini

Dia mengatakan masih banyak yang harus dibenahi, masih kurangnya koordinasi/ kerjasama dengan lembaga lain adalah satu hal yang butuh perhatian ekstra. Trus planning ke depannya adalah meningkatkan solidaritas pengurus FORMAZI dan eksistensi FORMAZI dengan cara tetap mengutamakan persamaan pandangan atau tujuan di antara semua anggota FORMAZI. Asanya adalah menjadikan FORMAZI sebagai organisasi panutan, dan dia optimis untuk itu. Seperti mottonya :
“IMPOSSIBLE IS NOTHING“

Jumat, 13 Mei 2011

Pekan Ilmiah Mahasiswa Gizi Indonesia

Coming soon..... Sukseskann dan meriahkan Pekan Ilmiah Mahasiswa Gizi Indonesia 2011... !!!

Jumat, 22 April 2011

Musyawarah Besar FORMAZI UNHAS

Salam Sehat


dengan berakhirnya kepengurusan 2010/2011 maka akan dilaksanakan Musyawarah Besar Forum Mahasiswa Gizi FKM Unhas. Pembahasan Mengenai Laporan Pertanggungjawaban kepengurusan dan Pemilihan Ketua FORMAZI untuk kelanjutan kepengurusan selanjutnya...
GIZI,, Sehat Luar Biasa...!!!!

Senin, 18 April 2011

Kulit Jeruk Keprok Jadi Alternatif Obat Sakit Jantung

Salam Sehat


London, Bukan cuma buahnya yang menyehatkan, jeruk keprok juga punya kandungan nutrisi penting bagi kesehatan jantung pada kulitnya. Penelitian membuktikan, kandungan dalam kulit jeruk keprok bisa mengurangi risiko kerusakan pembuluh darah.

Khasiat itu tidak dimiliki oleh semua jenis jeruk keprok melainkan hanya pada spesies tertentu yang warnanya kuning tua atau dalam bahasa Inggris sering disebut Tangerine. Jeruk keprok yang warnanya hijau juga berkhasiat, tetapi yang warnanya kuning tua terbukti lebih ampuh.

Rahasianya terdapat pada nobiletin, semacam pigmen atau senyawa yang memberikan warna pada kulit jeruk keprok. Nobiletin pada kulit jeruk keprok disebut-sebut 10 kali lebih menyehatkan jantung dibandingkan kandungan antioksidan pada Jeruk Bali.

Penelitian terbaru yang dilakukan Dr Murray Huff dari University of Western Ontario menunjukkan, nobiletin efektif mencegah atheroschlerosis atau pembentukan plak di pembuluh darah. Plak tersebut bisa merusak atau menyumbat pembuluh darah dan memicu serangan jantung.

Pecahnya pembuluh darah juga bisa memicu stroke jika terjadi di sekitar otak. Oleh karena itu, para peneliti menyimpulkan bahwa nobiletin juga bermanfaat untuk mencegah stroke hemoragi atau stroke yang dipicu oleh kerusakan pembuluh darah di otak.

Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Diabetes edisi terbaru itu juga menyebutkan, nobiletin bisa meningkatkan sensitivitas insulin. Artinya, kandungan dalam kulit jeruk keprok juga potensial untuk dikembangkan sebagai obat bagi penderita diabetes.

Sebelumnya, Dr Huff juga pernah meneliti spesies jeruk lainnya yakni Jeruk Bali atau grapefruit. Buah ini mengandung flavonoid yang dinamakan naringenin, sejenis antioksidan yang terbukti efektif mengurangi risiko obesitas dan sindrom metabolik.

"Yang mengejutkan adalah bahwa ternyata nobiletin 10 kali lebih efektif dibandingkan naringenin dalam mencegah atheroschlerosis," ungkap Dr Huff seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (8/4/2011).

Sayangnya tidak dijelaskan apakah bisa dimakan langsung atau tidak jeruk keprok itu karena ilmuwan hanya mengambil ekstrak dari kandungannya.


Rabu, 13 April 2011

10 Hal Sehat Dalam 10 Menit

Salam Sehat

Sibuk dan tak punya waktu seringkali dijadikan alasan banyak orang yang merasa kesulitan menjalani gaya hidup sehat. Padahal, Anda hanya butuh waktu 10 menit untuk menjaga kebugaran tubuh.

Banyak aktivitas menyehatkan yang dapat dilakukan dalam waktu 10 menit mulai dari pagi hingga malam hari. Sepuluh aktivitas yang dijalani dalam 10 menit ini bisa Anda praktekkan dirumah:


1. Berjalan-jalan
Jika tidak punya waktu 30-60 menit untuk berolahraga, bukan berarti Anda tidak bisa bikin tubuh bergerak. Sepuluh menit berjalan kaki tanpa berhenti sebelum bekerja, saat makan siang, atau di sepulang kerja bisa setara dengan 30 menit berolahraga. 

2. Membuat sarapan sehat
Gunakan waktu Anda selama sepuluh menit untuk membuat sarapan menyehatkan. Telur orak arik yang dicampur jamur dan sayuran, seperti bayam bisa dibuat dalam waktu 10 menit. Atau, Anda juga bisa menambahkan buah (stroberi, pisang, melon atau kismis) dalam yogurt atau sereal favorit Anda. 

3. Aktivitas sebelum tidur
Akhiri hari Anda beraktivitas selama 10 menit sebelum tidur. Anda bisa melakukan peregangan atau gerakan olahraga ringan di kamar. Agar tubuh makin bugar, usahakan untuk bisa tidur nyenyak selama 7-8 jam. 

4. Bangun lebih awal
Jika tidur 10 menit tidur lebih awal, maka Anda bisa bangun 10 menit lebih awal. Bermeditasi dan melakukan yoga, atau berjalan kaki di taman rumah selama 10 menit setelah bangun tidur tentunya bisa membuat Anda makin bersemangat sepanjang hari. 

5. Siapkan buah dan sayuran
Sebelum akhir pekan, Anda bisa mengumpulkan dan memotong semua buah-buahan dan sayuran dalam satu wadah tertutup. Masukkan dalam kulkas agar siap dikonsumsi setiap saat. Dengan begitu, saat Anda merasa lapar di rumah, Anda bisa langsung mengambil buah atau meramu sepiring salad dari sayuran yang sudah Anda siapkan sebelumnya. Tak perlu memakan waktu 10 menit. 


6. Yoga
Sediakan waktu sepuluh menit dalam sehari untuk bermeditasi, meregangkan dan ‘berhubungan’ kembali dengan tubuh Anda. Ini merupakan latihan ringan yang bebas dari keringat, dan bisa dilakukan di berbagai tempat, bahkan di tempat kerja.

7. Tertawa
Tertawa adalah aktivitas baik untuk pikiran dan jiwa, serta penurunan berat badan. Tertawa selama sepuluh menit dapat membakar hingga 50 kalori. ‘Curi’ waktu istirahat sepuluh menit untuk chatting dengan teman atau bahkan menonton video YouTube tentang bayi lucu, hewan atau komedian favorit Anda.
Jika ada yang bertanya, katakan pada mereka Anda sedang mengambil waktu rehat sejenak. Cara ini jauh lebih baik daripada istirahat merokok. 

8. Baca label makanan
Saat berbelanja, tambahkan sepuluh menit ekstra membaca label makanan yang Anda beli. Rendah kalori, rendah lemak dan rendah sodium semua hal yang wajib kita tahu.
Label makanan bisa menjadi informasi penting agar Anda mengetahui fakta nutrisi. Serta komposisi makanan yang perlu dihindari, di antaranya kandungan gula dan lemak yang tinggi. Informasi ini bisa Anda baca di label makanan. 


9. Membaca
Cari buku baru tentang kesehatan untuk dipelajari lebih lanjut tentang kebugaran, kesehatan wanita, metabolisme atau bahkan beberapa resep baru dari buku resep sehat. Anda akan belajar sesuatu yang baru, dan memberikan diri sendiri beberapa waktu ekstra untuk memenuhi kebutuhan Anda.

10. Membuat rencana makan
Gunakan papan tulis yang bisa dihapus, kalender atau goresan secarik kertas dan membuat rencana menu makanan selama seminggu. Termasuk sarapan, makan siang dan makan malam. Kemudian atur menu sarapan hingga makan malam agar bervariasi. Ini bisa mencegah Anda merasa bosan dengan menu makanan yang akan disantap.Millicent's Blogger Newbie